Memengaruhi dengan Karakter

Ditulis pada Selasa, 20 Agustus 2019 | Kategori: Insights | Dilihat 751 kali

Siapa orang paling berpengaruh dalam hidup Anda? Apakah ia seorang motivator atau coach? Pemimpin Anda di kantor? Ayah? Ibu? Saya telah bertanya kepada banyak orang. Sebagian besar menjawab ibu sebagai orang yang paling berpengaruh dalam hidup mereka, sebuah jawaban yang tidak mengagetkan. Ibu adalah model terbaik bagaimana seseorang bisa membantu orang lain untuk menemukan makna dalam kehidupan dan menjalani kehidupan secara mandiri. Pola pengasuhan yang penuh kesabaran dan kelembutan telah menjadikan seorang ibu menjadi seseorang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita semua. Lihatlah sikap seorang ibu saat menyaksikan anaknya menghadapi kegagalan, mereka menghiburnya dan membesarkan hatinya, menginspirasikan kesabaran untuk tidak menyerah dan terus berjuang. Jutaan manusia ingin mempersembahkan kesuksesan untuk ibunya.

Apa ciri atau karakter yang sama dari orang-orang yang berpengaruh? Mereka dapat dipercaya, bisa membangun ikatan emosional dengan kita, mau memahami kita, nasihatnya penuh dengan kelembutan dan menyentuh hati, mereka menghargai kita, dan selalu membesarkan hati kita untuk percaya diri dalam menjalani kehidupan ini. Semua ciri-ciri itu menunjukkan kekuatan karakter, bukan sekedar trik yang bersifat manipulatif seperti dalam beberapa pendekatan yang telah kita bahas sebelumnya. Trik cepat menjadi usang, tapi karakter memiliki pengaruh jangka panjang yang kuat.

Memengaruhi dengan karakter adalah sebuah pendekatan yang selaras dengan prinsip-prinsip. Ada prinsip yang mengatur efektivitas hubungan antar manusia. Selama kita selaras dengan prinsip itu kita akan efektif dalam hubungan itu, namun bila kita melanggar prinsip kita tidak bisa memengaruhi orang dalam jangka panjang.

Memengaruhi orang lain dengan karakter akan menghasilkan pengaruh jangka panjang. Ingatlah kembali orang-orang paling berpengaruh dalam hidup kita. Apakah mereka masih memiliki bekas pengaruh yang masih tertanam kuat dalam diri kita? Ya, pengaruh mereka sangat mendalam dan membekas, bahkan kita masih menjalin hubungan baik dengan mereka hingga saat ini. Kita berusaha menjalin kesalingtergantungan atau hubungan yang bersifat sinergis bersama mereka. Bandingkan dengan memengaruhi orang dengan manfaat atau paksaan. Hubungan itu bersifat dangkal dan rentan dengan konflik.

Memengaruhi orang bukan dimulai dari fokus pada karakter orang lain, tapi dimulai dengan membenahi karakter kita sendiri. Orang tidak akan mempercayai dan bersedia mendengarkan kita sampai kita dipandang layak untuk diikuti. Semua itu membutuhkan perubahan karakter yang bersifat fundamental. Karakter kita berbicara lebih banyak daripada lisan kita. Sebelum bersedia mendengarkan kita dan mengikuti, orang akan membaca karakter kita terlebih dahulu. (Bambang Triyawan)

 

NEWS AND INSIGHTS

Work Focus

Work Focus

Di dalam perusahaan Anda akan bertemu dengan segala macam jenis orang. Beberapa di antaranya dapat fokus pada sasaran yang telah ditetapkan, yang lainnya selalu kehilangan ...
Work Faster

Work Faster

Selesaikan semua tugas yang ditargetkan dengan cepat, bila perlu sebelum deadline. Banyak sekali alasan orang dalam menunda pekerjaan. Yang pasti ada gangguan di setiap upaya ...
Work Discipline

Work Discipline

Pertumbuhan pribadi dan perusahaan membutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi. Keberhasilan adalah milik mereka yang paling fokus dan disiplin. Jim Collins mengungkapkan dalam Good to Great bahwa ...
Maximum Action

Maximum Action

Visi dan prioritas tanpa aksi tidak akan menghasilkan apapun. Sehebat apapun strategi Anda, eksekusilah yang akan membuat perbedaan. Tanpa eksekusi kita tidak akan dapat mengubah ...
Prioritas Menggerakkan Kinerja

Prioritas Menggerakkan Kinerja

Pemimpin yang bekerja tanpa prioritas tidak akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi perusahaan. Karena ia sekedar tampak sibuk, namun sibuknya belum tentu benar-benar produktif. Pemimpin ...
Prinsip 80/20

Prinsip 80/20

Ahli ekonomi Italia, Vilfredo Pareto, bertahun-tahun yang lalu menemukan prinsip yang disebut 80/20 atau sering pula disebut prinsip pareto. Ini menghubungkan sebab dan akibat dalam ...

Temukan Kami

Hubungi Kami

  • Alamat Kami:
    Graha Kadin Kota Bandung, KBBC Suite, Jl Talaga Bodas 31 Bandung
  • 0812 2469 6732
  • 0812 2469 6732
  • info@invis-coach.com
Developed by Naevaweb.com