Integritas Pribadi

Ditulis pada Senin, 09 September 2019 | Kategori: Insights | Dilihat 533 kali

Integritas pribadi adalah hal pertama yang harus dimiliki pemimpin yang ingin meningkatkan pengaruhnya di dalam organisasi atau perusahaan. Pemimpin yang berpengaruh dan inspiratif memiliki integritas pribadi yang kuat. Memiliki integritas artinya selaras antara kata-kata dan perbuatan, antara prinsip dan perilaku. Pemimpin yang memiliki integritas memiliki sifat otentik, mereka berkata dan bertindak secara selaras. Walk the talk. Mereka melakukan apa yang dikatakan. Mereka bertindak selaras dengan prinsip-prinsip yang mereka yakini. Itu membuat mereka layak dipercaya dan diikuti.

Mencapai berbagai posisi dan jabatan di dalam organisasi atau perusahaan tidak menjamin kita layak untuk dipercaya. Kita mungkin baru memperoleh kepercayaan untuk menduduki sebuah posisi, tapi seiring dengan perjalanan waktu integritas kita menjadi penentu apakah kita masih layak dipercaya atau tidak. Kepemimpinan bukan sekedar tentang sebuah posisi, kepemimpinan adalah mengenai kepercayaan. Makin percaya orang kepada Anda, makin kuat pengaruh kepemimpinan Anda. Integritas adalah karakter terpenting seorang pemimpin yang berpengaruh.

Kepemimpinan bukanlah mengenai apa yang Anda lakukan, melainkan mengenai siapa diri Anda sesungguhnya. Jika kita melihat kepemimpinan sebagai rangkaian trik manipulatif atau perilaku karismatik untuk memenuhi kepentingan kita sendiri, maka orang-orang yang kita pimpin berhak untuk meragukan kredibilitas kita. Jika kita memimpin dengan integritas yang utuh dan kuat maka orang tanpa ragu akan bersedia mengikuti. Memiliki kompetensi atau keahlian tertentu tidak menjamin kita layak untuk dipercaya, diperlukan karakter yang kuat untuk menghilangkan keraguan dari semua orang yang bekerja dengan kita. Dan karakter paling esensial itu adalah integritas. Integritas adalah penentu kita layak dipercaya dan didengarkan atau tidak.

Integritas adalah karakter yang tidak hanya menentukan pengaruh seorang pemimpin, namun juga menentukan nasibnya dalam karir profesional. Banyak pemimpin yang tidak berintegritas akhirnya dieliminasi dari organisasi, karena di masa sekarang organisasi atau perusahaan tidak bersedia menanggung resiko tinggi mempekerjakan orang-orang yang tidak memiliki integritas yang kuat. Kita tahu bahwa integritas akan membangun kredibilitas pemimpin, bagaimana mungkin stakeholder organisasi akan memberikan amanah atau tanggung jawab yang besar kepada pemimpin yang tidak memiliki kredibilitas, itu sama saja dengan menyerahkan sebuah pesawat untuk dibawa oleh seorang pilot yang tidak memiliki jam terbang memadai.

Sebenarnya membangun integritas pribadi adalah kebutuhan bagi siapapun yang ingin memiliki reputasi kuat dalam karir maupun bisnis. Dan untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh, integritas adalah pondasinya. Kita akan sulit memengaruhi orang lain tanpa integritas yang kuat. (Bambang Triyawan)

 

NEWS AND INSIGHTS

Work Focus

Work Focus

Di dalam perusahaan Anda akan bertemu dengan segala macam jenis orang. Beberapa di antaranya dapat fokus pada sasaran yang telah ditetapkan, yang lainnya selalu kehilangan ...
Work Faster

Work Faster

Selesaikan semua tugas yang ditargetkan dengan cepat, bila perlu sebelum deadline. Banyak sekali alasan orang dalam menunda pekerjaan. Yang pasti ada gangguan di setiap upaya ...
Work Discipline

Work Discipline

Pertumbuhan pribadi dan perusahaan membutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi. Keberhasilan adalah milik mereka yang paling fokus dan disiplin. Jim Collins mengungkapkan dalam Good to Great bahwa ...
Maximum Action

Maximum Action

Visi dan prioritas tanpa aksi tidak akan menghasilkan apapun. Sehebat apapun strategi Anda, eksekusilah yang akan membuat perbedaan. Tanpa eksekusi kita tidak akan dapat mengubah ...
Prioritas Menggerakkan Kinerja

Prioritas Menggerakkan Kinerja

Pemimpin yang bekerja tanpa prioritas tidak akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi perusahaan. Karena ia sekedar tampak sibuk, namun sibuknya belum tentu benar-benar produktif. Pemimpin ...
Prinsip 80/20

Prinsip 80/20

Ahli ekonomi Italia, Vilfredo Pareto, bertahun-tahun yang lalu menemukan prinsip yang disebut 80/20 atau sering pula disebut prinsip pareto. Ini menghubungkan sebab dan akibat dalam ...

Temukan Kami

Hubungi Kami

  • Alamat Kami:
    Graha Kadin Kota Bandung, KBBC Suite, Jl Talaga Bodas 31 Bandung
  • 0812 2469 6732
  • 0812 2469 6732
  • info@invis-coach.com
Developed by Naevaweb.com