Fokus pada Prioritas

Ditulis pada Senin, 30 September 2019 | Kategori: Insights | Dilihat 538 kali

Pemimpin membuktikan komitmennya terhadap pencapaian visi masa depan dengan menetapkan prioritas dalam setiap aktivitasnya. Prioritas membantu pemimpin dan timnya untuk lebih fokus dalam mencapai tujuan organisasi. Pemimpin yang berpengaruh fokus mengerjakan hal-hal yang berkorelasi langsung dengan hasil-hasil yang ingin dicapai oleh organisasi.

Banyak masalah terkait prioritas yang membuat kita benar-benar menjadi tidak efektif sebagai pemimpin. Pemimpin yang gagal dalam memprioritaskan berbagai sasaran strategis tidak mungkin bisa mencapai visi perusahaan. Bila kita tidak memahami dan memetakan prioritas perusahaan dengan baik, bisa jadi kita akan memberikan arahan yang salah kepada tim kita. Mereka akan menggarap hal-hal yang tidak memengaruhi produktivitas perusahaan dalam jangka panjang.

Sebagian besar orang harus menghadapi kesibukan yang cukup padat di dalam perusahaan. Mereka ditarik ke sana ke mari untuk menghadapi berbagai agenda organisasi. Seringkali pemimpin mengira bahwa dengan padatnya agenda dan aktivitas itu artinya orang benar-benar telah berkontribusi maksimal bagi perusahaan. Sibuk mengerjakan aktivitas tidak menjamin perusahaan bisa sukses mencapai tujuannya.

Pengembangan SDM sebagai salah satu prioritas penting organisasi seringkali harus mengalah dengan agenda-agenda lain, terutama terkait pemasaran dan produksi. Banyak pemimpin menyadari bahwa kualitas orang sangat memengaruhi kinerja bisnis perusahaan dalam jangka panjang, tapi mereka seolah tidak punya waktu untuk mengembangkan SDM. Anggaran pemasaran diperbesar, tapi anggaran SDM dikurangi. Bila ini terjadi bukan tidak mungkin ke depan organisasi akan mengalami krisis motivasi dan kompetensi SDM, sedangkan tantangan perusahaan semakin hari semakin besar.

Terkait pemasaran kita juga sering melihat banyak perusahaan terus berusaha berekspansi melakukan upaya peningkatan penjualan tapi dengan mengabaikan kepuasan pelanggan. Keluhan yang telah menumpuk terabaikan seolah-olah dipandang tidak penting. Cepat atau lambat dengan mengabaikan prioritas ini perusahaan akan kehilangan kepercayaan pelanggan dan ditinggalkan. Apa gunakan melakukan promosi besar-besaran bila pelanggan yang ada ternyata tidak puas dengan layanan yang diberikan perusahaan?

Pemahaman terhadap prioritas dan bagaimana mengelola prioritas tersebut adalah prasyarat bagi pemimpin yang ingin meningkatkan produktivitas organisasi. Pengetahuan ini memberikannya perspektif yang menyeluruh dan integral atas penggunaan waktu secara optimal oleh diri sendiri dan tim untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Salah satu tugas utama sebagai pemimpin adalah mengajak semua orang di dalam organisasi untuk bersama-sama melakukan hal-hal yang menjadi prioritas terpenting. Kita menyadari bahwa organisasi atau perusahaan tidak akan mencapai sukses bila sebagian besar orangnya tidak melakukan hal-hal yang paling penting dalam pekerjaan mereka.

Cobalah gali pemahaman tim Anda terhadap prioritas perusahaan. Apakah mereka tahu hal-hal yang penting yang harus dicapai perusahaan? Apakah mereka tahu kontribusi apa yang diperlukan untuk menyumbang kepada sukses perusahaan? Apakah mereka memahami bagaimana keberhasilan akan diukur? Apakah mereka tahu dampak dari ketidakberhasilan tim terhadap bisnis secara keseluruhan? Bila tim Anda bingung menjawabnya berarti Anda belum memberikan pemahaman yang utuh terkait prioritas. Sebagian besar orang tidak memahami prioritas mereka dalam bekerja karena pemimpin kurang atau tidak menjelaskannya dalam setiap kesempatan.

Musuh utama bagi prioritas adalah rutinitas harian. Rutinitas lebih disukai banyak orang karena mereka telah merasa ringan dalam mengerjakannya. Melaksanakan prioritas seringkali memaksa orang untuk mengubah perilaku dan kebiasaan mereka. Ini adalah hal yang kurang nyaman bagi sebagian besar orang. Seringkali orang tidak nyaman untuk mengerjakan prioritas yang sepenuhnya baru. Meningkatkan kinerja organisasi atau perusahaan kadang membuat kita harus siap melakukan hal-hal baru. Pemimpin harus siap-siap untuk menginspirasi orang untuk lebih fokus pada prioritas. (Sumber: The Influential Leader, Bambang Triyawan)

 

NEWS AND INSIGHTS

Maximum Action

Maximum Action

Visi dan prioritas tanpa aksi tidak akan menghasilkan apapun. Sehebat apapun strategi Anda, eksekusilah yang akan membuat perbedaan. Tanpa eksekusi kita tidak akan dapat mengubah ...
Prioritas Menggerakkan Kinerja

Prioritas Menggerakkan Kinerja

Pemimpin yang bekerja tanpa prioritas tidak akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi perusahaan. Karena ia sekedar tampak sibuk, namun sibuknya belum tentu benar-benar produktif. Pemimpin ...
Prinsip 80/20

Prinsip 80/20

Ahli ekonomi Italia, Vilfredo Pareto, bertahun-tahun yang lalu menemukan prinsip yang disebut 80/20 atau sering pula disebut prinsip pareto. Ini menghubungkan sebab dan akibat dalam ...
Fokus pada Prioritas

Fokus pada Prioritas

Pemimpin membuktikan komitmennya terhadap pencapaian visi masa depan dengan menetapkan prioritas dalam setiap aktivitasnya. Prioritas membantu pemimpin dan timnya untuk lebih fokus dalam mencapai tujuan ...
Konsisten pada Visi

Konsisten pada Visi

Untuk mencapai keberhasilan, pemimpin dan organisasi harus konsisten dalam visinya. Bayangkan seorang pilot yang mengubah arah penerbangan. Dalam penerbangan menyimpang satu derajat dari tujuan semula ...
Menginspirasikan Visi Bersama

Menginspirasikan Visi Bersama

Visi yang sudah terpetakan dengan jelas bila tidak disosialisasikan kepada semua orang di dalam organisasi atau perusahaan tidak akan memberikan dampak apapun. Visi dapat menyemangati ...

Temukan Kami

Hubungi Kami

  • Alamat Kami:
    Graha Kadin Kota Bandung, KBBC Suite, Jl Talaga Bodas 31 Bandung
  • 0812 2469 6732
  • 0812 2469 6732
  • info@invis-coach.com
Developed by Naevaweb.com