Maximum Action

Ditulis pada Senin, 14 Oktober 2019 | Kategori: Insights | Dilihat 531 kali

Visi dan prioritas tanpa aksi tidak akan menghasilkan apapun. Sehebat apapun strategi Anda, eksekusilah yang akan membuat perbedaan. Tanpa eksekusi kita tidak akan dapat mengubah hasil. Bekerja secara maksimal sesuai dengan prioritas organisasi adalah kunci untuk membangun organisasi yang berkinerja tinggi. Pemimpin yang efektif menjadi teladan utama dalam kinerja terbaik. Waktu yang mereka miliki digunakan dengan sangat produktif, mereka menciptakan hasil-hasil yang luar biasa bersama timnya.

Bekerja secara maksimal seharusnya menjadi budaya kerja dan prinsip di dalam organisasi kita. Seharusnya orang tidak perlu diancam dengan sanksi atau hukuman agar bersedia bekerja dengan komitmen, proaktif, fokus, teliti, tepat, gigih, konsisten, sistematis, mengikuti standar dan prosedur, dan bertanggung jawab. Dalam budaya kerja tinggi semua orang mengemban tanggung jawab untuk berhasil dan mereka melakukannya dengan mengerahkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. Hanya dengan menempuh cara itulah organisasi dapat mencapai sasaran strategisnya.

Saat mengajak orang untuk fokus pada prioritas maka Anda akan berhadapan dengan perilaku orang dalam bekerja. Bain & Company melaporkan temuan berikut, “Sekitar 65% dari inisiatif baru yang diajukan mengharuskan adanya perubahan perilaku yang signifikan dari karyawan, hal itu merupakan sesuatu yang tidak diantipasi oleh para manajer.”

Sebagian besar pemimpin mengakui sulitnya membangun kinerja tinggi berlandaskan prioritas atau sasaran yang telah ditetapkan. Tiadanya komitmen untuk mencapai sasaran adalah salah satu masalah yang menghambat fokus pada prioritas. Namun hal itu tidak sepenuhnya adalah kesalahan orang, komunikasi yang tidak jelas dari pemimpin juga bisa menjadi penyebab orang tidak memahami sasaran yang menjadi prioritas perusahaan.

Agar tetap fokus pada prioritas harus dibangun sistem kinerja yang efektif. Sasaran harus jelas, tindakan untuk mencapai sasaran harus diperjelas, komitmen harus jelas, dan proses pertanggungjawaban atau akuntabilitas kinerja juga harus jelas. Kita harus memfasilitasi orang untuk tetap fokus pada prioritas dalam jangka panjang sehingga mereka menghasilkan kontribusi yang berharga bagi perusahaan. Menyeleraskan visi pribadi dengan visi organisasi, meluruskan niat orang dalam bekerja, dan pemberdayaan adalah cara yang sangat efektif untuk mendisiplinkan orang dalam bekerja. (Sumber: The Influential Leader, Bambang Triyawan)

 

NEWS AND INSIGHTS

Work Focus

Work Focus

Di dalam perusahaan Anda akan bertemu dengan segala macam jenis orang. Beberapa di antaranya dapat fokus pada sasaran yang telah ditetapkan, yang lainnya selalu kehilangan ...
Work Faster

Work Faster

Selesaikan semua tugas yang ditargetkan dengan cepat, bila perlu sebelum deadline. Banyak sekali alasan orang dalam menunda pekerjaan. Yang pasti ada gangguan di setiap upaya ...
Work Discipline

Work Discipline

Pertumbuhan pribadi dan perusahaan membutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi. Keberhasilan adalah milik mereka yang paling fokus dan disiplin. Jim Collins mengungkapkan dalam Good to Great bahwa ...
Maximum Action

Maximum Action

Visi dan prioritas tanpa aksi tidak akan menghasilkan apapun. Sehebat apapun strategi Anda, eksekusilah yang akan membuat perbedaan. Tanpa eksekusi kita tidak akan dapat mengubah ...
Prioritas Menggerakkan Kinerja

Prioritas Menggerakkan Kinerja

Pemimpin yang bekerja tanpa prioritas tidak akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi perusahaan. Karena ia sekedar tampak sibuk, namun sibuknya belum tentu benar-benar produktif. Pemimpin ...
Prinsip 80/20

Prinsip 80/20

Ahli ekonomi Italia, Vilfredo Pareto, bertahun-tahun yang lalu menemukan prinsip yang disebut 80/20 atau sering pula disebut prinsip pareto. Ini menghubungkan sebab dan akibat dalam ...

Temukan Kami

Hubungi Kami

  • Alamat Kami:
    Graha Kadin Kota Bandung, KBBC Suite, Jl Talaga Bodas 31 Bandung
  • 0812 2469 6732
  • 0812 2469 6732
  • info@invis-coach.com
Developed by Naevaweb.com